Kendari, Sulawesi Tenggara

Ekspedisi Foto

Gua Moliuano, Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara

Artikel Terkini

Destinasi Sultra

Archives

Sawapudo, Desa Destinasi Wisata Alam Konawe

0 Comments


Oleh : Radisya Adelia Rewa

Ukiran alam tebing karts, stalagtit dan stalagmit gua, memacu adrenalin dengan panjat tebing, dapat dilakukan dalam satu tempat,   inilah salah satu desa di pesisir pantai Kabupaten Konawe.

Tebing Karst sebagai Wisata Climbing

Tebing Sawapudo
Foto : Jojon

Tebing Sawapudo adalah salah satu pilihan tepat bagi pemacu adrenalin, Tebing batu cadas berketinggian sekitar 30 meter itu terletak diujung Desa Sawapudo, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Jaraknya sekitar 30 kilometer atau sekitar 1 jam perjalanan menggunakan bus dari Kota kendari.Tebing ini mulai dikenal wisatawan diawali oleh kalangan mahasiswa pencinta alam Universitas Sulawesi Tenggara (UNSULTRA) beberapa tahun silam dan menjadikan lokasi ini sebagai salah satu tempat untuk menguji adrenalin dengan climbing. Dinding tebing ini tepat berada di ujung Desa Sawapudo. Letaknya menghadap matahari terbit, dihiasi tekstur alami membentuk relief abstrak hasil kikisan air. Jika hendak melewati dinding tebing, untuk bisa sampai kepuncak dibutuhkan peralatan climbing yang lengkap demi keamanan dan keselematan. Tersedia dua jalur untuk para climber, yakni jalur pria dan jalur wanita. Tinggal dipilih sesuai kemampuan.

Gua kelelawar

Selain dinding tebingnya yang memukau, disekitar tebing juga terdapat beberap agua yang memiliki pintu masuk cukup menantang, kombinasi antara horizontal dan vertical. Kondisi gua berbentuk terowongan memungkinkan hewan liar hidup di dalamnya, sangat jelas tercium bau menyengat yang diduga adalah kotoran hewan mamalia bersayap (kelelawar). Konon dahulu pernah ditemui hewan melata seperti ular keluar dari gua ini. Sehingga warga sekitar juga menyebut Gua ini dengan sebutan Gua Ular.

Untuk mencapai lokasi Gua, saya harus berjalan kaki melewati bukit dan juga lempeng bebatuan karts disepanjang perjalanan.

Batu Karst Sebagai Lokasi Pengabadian Moment

Spot Tebing Sawapudo
Foto : Radisya Adelia Rewa

Berkunjung ketempat wisata jika tidak mengabadikan moment terasa hambar. Siapapun akan merasakan hal yang sama bukan? Berfoto bersama, selfie ,bahkan memotret spot-spot yang ada pasti dilakukan. Kondisi bebatuan yang saling berpegangan membentuk terowongan alamiah menambah keeksotikan hasil karya foto. “Batu karst ini diperkirakan merupakan dampak pecahan lempeng dari daerah Konawe Utara, kemudian juga memungkinkan merupakan akibat dari panas bumi, bahkan pergeseran akibat tsunami yang terjadi ratusan hingga ribuan tahun silam. ”Demikianlah yang dijelaskan oleh Guide Wisata La Ode Ali Ahmadi kepada Rombongan Forum Jurnalis Ramah Wisata, Rabu 13 November 2019.

Keindahan lain dari lokasi ini adalah tepat didepan tebing hamparan pasir putih menambah daya tarik lokasi sekitar tebing yang saat ini dimanfaatkan sebagai sarana olah raga seperti Bola Volly oleh masyarakat sekitar maupun pengunjung.

Akses Menuju Desa Wisata Sawapudo

Ada dua pilihan untuk menjangkau lokasi ini, pertama melewati jalur Pantai Toronipa dan satunya lagi lewat jalur Pantai Batu Gong menuju Lalunggasumeeto. Kendaraan yang direkomendasikan bisa kendaraan apa saja, untuk lebih nyaman bisa melalui jalur pantai Batu gong. Berhubung saat ini jalur pantai toronipa sedang dalam perbaharuan.

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *